Postingan

PUISI dari _yourbae

/1/ Kepadamu, Aku mulai mengenalmu lewat obrolan-obrolan yang melintas di ruang terbatas. Memahami setiap bentuk tulisanmu yang terkadang membuatku termangu. Mulai menyukai caramu melempar lelucon, kemudian disambut gelak tawa siapapun yang membacanya. Sampai akhirnya berada pada satu lingkup yang sama; yang mengharuskanku terus berinteraksi denganmu dan lainnya. Memahami setiap kata yang terpampang pada layar datar— yang setia dicumbu oleh ibu jariku sampai larut, melontarkan sedikit demi sedikit kata yang mampu membuatmu memahami sebuah makna; bahwa aku, kini membuka hati untukmu. Namun daratan menarikku kembali dari tengah laut asmara, mengingatkanku akan kepemilikan hatimu yang bukan akulah rumahnya. /2/ Kepadamu, Barangkali, benar ucapan kupunya teman lama. Bahwasannya setiap kepala memiliki isi yang tak sama; setiap hati memiliki cara mencintai yang berbeda. Dan di sinilah aku sekarang; berada antara kasih yang tak sampai dan asa yang ingin terus kugapai...

MASA SEBELUM SEKARANG karya Shelly M

Gambar
/1/ Untuk detik-detik yang telah pergi Menit-menit lalu Jam-jam Hari-hari kemarin Tahun-tahun sebelumnya Masa sebelum sekarang /2/ Mari bersama berbela sungkawa Merapalkan doa-doa kepergian Sebab mereka telah berpulang Sebenar-benarnya mati, Takkan pernah kembali Untuk bisa di ulang-ulang lagi /3/ Untuk semua peristiwa yang terjadi Suka, duka, marah, dilema, putus asa Sampai-sampai yang membuatmu gila Mari renungkan, Bukankah sekedip mata saja Semua jadi masa sebelum sekarang? /4/ Lantas apa yang kamu perjuangkan? Nyatanya orang-orang mudah amnesia Pada kehadiran dan kepergian Pada pertemuan dan perpisahan Semua hanya sebatas ingatan-ingatan Antara awalan dan akhiran Yang berkesan atau terlupakan. ______________ Banda Aceh, 2018 Ig: shelly_maiyanti

Kalah karya S.T.K

Gambar
Ia dijemput keheningan Sosok asing yang berpakaian hitam. Rapih raganya, dingin pesonanya Ringkih auranya. Dengan tenang tangan ini digenggam. Lari menjauh menjejaki jalanan. Jiwa pincang, kaki tetap melaju kencang Tertatih-tatih dengan kecewa yang pedih. Luka, tidaklah pernah sehat. Menyengat, mengigit dengan sakit yang teramat. Luka, selalu menghadiahkan sepotong sekat. Tembok menjulang berlapis ego yang agung, Amarah yang menggunung, tak berujung. Kepala ini terendam. Jauh menuju palung sesal yang paling dalam. Mengucap kata yang tak semestinya. Menyulut bahagia, merajut lara. Di kedua bola mata itu Mendung telah berkumandang Mengandung air, mengundang banjir. Tumpah ruah. Tak terbantah. Ada sepasang tangan yang bisu Sebab yang satu menarik begitu terlalu Sedang yang satu berusaha meneriakkan pergi dengan menggebu-gebu Terpisah di antara mulut pintu, keduanya membatu. Satu menunggu, untuk diketuk kembali pintu. Lainnya menggerutu, mengutuk diri se...

PENGUMUMAN PEMENANG “SAYEMBARA PUISI ‘2017 @KUMPULAN_PUISI”

Gambar
PENGUMUMAN PEMENANG “SAYEMBARA PUISI ‘2017 @KUMPULAN_PUISI” Sebagaimana yang telah disepakati dan disampaikan oleh pihak penyelenggara, bahwa akan dipilih satu penyair untuk diterbitkan bukunya oleh pihak @kumpulan_puisi Melalui berbagai pertimbangan, kami (penyelenggara) memilih: Della Audina Ayu Nurhatika / j elagaasa @ audinadella   sebagai Penyair Terpilih NB: 1.            Selain menerbitkan buku puisi pemenang, kumpulan_puisi juga akan menerbitkan beberapa buku puisi dari peserta lain yang telah mengikuti sayembara (atas pertimbangan; selain pemenang, peserta lain juga memiliki kelayakan untuk diterbitkan), nantikan buku-buku puisi tersebut untuk sampai di sanubarimu. 2.                    Buku akan dilaunching pada acara “Kopi Darat ‘2018 Kumpulan Puisi” di Solo (Maret, 2018), mari saling merapatkan puisi di d...